Langsung ke konten utama

Postingan

Apple Rilis iPad Anyar 9,7 Inci untuk Dukung Pendidikan

Jakarta - Apple baru saja mengumumkan kehadiran iPad terbarunya yang berukuran 9,7 inci. Perangkat ini unik karena menjadi iPad paling terjangkau saat ini dan sudah mendukung Apple Pencil. Seperti dikutip dari Phone Arena , Kamis (29/3/2018), tablet ini akan dibanderol dengan harga mulai dari US$ 329 (Rp 4,5 juta) untuk pelanggan biasa dan US$ 299 (Rp 4,1 juta) untuk sekolah, dan sudah dijual dan langsung tersedia pada minggu ini. Baca Juga Keputusan Apple untuk menghadirkan iPad dengan harga terjangkau bukannya tanpa alasan. Perusahaan yang berbasis di Cupertino itu memang menargetkan pelajar sebagai pengguna tablet ini. "iPad merupakan visi kami untuk komputasi depan, baik untuk pekerjaan, sekolah, dan bermain. iPad anyar ini menghadirkan semua yang disukai orang mengenai Apple ditambah untuk kebutuhan belajar dan menuangkan kreativitas," VP Product Marketing Apple, Greg Joswiak. Untuk spesifikasi, perangkat anyar ini dibekali denga...
Postingan terbaru

Dedi Mulyadi Siap Gratiskan Kembali Biaya Pendidikan di Jawa Barat

Bekasi - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku siap menggratiskan kembali biaya pendidikan di semua tingkatan sekolah di Jawa Barat. Dedi Mulyadi menyampaikan komitmen tersebut saat berkunjung ke Kabupaten Bekasi. Tepatnya, di Desa Karang Patri, Kecamatan Pebayuran, Rabu 7 Maret 2018. Sebagaimana diketahui, wali murid kembali harus membayar biaya bulanan sekolah tingkat SMA/sederajat dengan dalih kewenangannya ada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sementara, untuk tingkat SD dan SMP, biaya sekolah sudah gratis karena mendapatkan pembiayaan dari APBD kabupaten/kota. "Masalah itu muncul saat SMA berada di bawah kewenangan Pemprov, muncul lagi biaya. Karena itu, saya berkomitmen untuk menghapuskan biaya tersebut agar SMA kembali gratis," kata cawagub nomor urut 4 Dedi Mulyadi. Selain itu, pria yang sukses menerapkan konsep pendidikan berkarakter di Purwakarta tersebut juga menyoroti tentang kurikulum. Menurut dia, kurikulum...

Pendidikan

Kemendikbud: Pendidikan Karakter Jangan Dibebani ke Sekolah Jakarta - Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Daryanto meminta masyarakat tidak membebankan pendidikan karakter hanya ke sekolah. Menurut dia keluarga dan masyarakat juga punya tanggung jawab yang sama. "Harus bergerak serentak, bersama-sama dan berimbang dari tri sentra pendidikan, yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat," ujar dia di Jakarta, Minggu (18 Februari 2018), seperti dilansir Antara. Dengan demikian, kata Daryanto, tanggung jawab pendidikan bukan dibebankan kepada sekolah semata. Pergerakan awal justru dimulai dari lingkungan keluarga. "Interaksi kasih sayang murid dengan orang tua, sanak saudara, dan kakek nenek itu juga menentukan. Setelah itu, baru kondisi lingkungan masyarakat pun harus menunjang," katanya. Ia menyebut tentang prinsip saling asah, asih, dan asuh dalam dunia pendidikan yang harus dapat terlaksana dengan baik. Sebelumnya, Kemendikbu...